Untuk Zaman sekarang yg katanya zaman modern ini dengan haiteknya
, file-file multimedia sudah mulai banyak digunakan dalam menunjang proses bisnis sebuah perusahaan. Seperti youtube yang hadir dengan content video streamingnya, rapidshare dengan tempat penyimpanan segala jenis filenya, hingga rumah sakit yang menggunakan data image, audio, maupun video untuk menyimpan data pasiennya.
Mungkin oleh sebagian besar programmer dalam hal penyimpanan data multimedia masih menyimpan data mutimedia tersebut di dalam file type(direktori OS). Mungkin cara inilah yang termudah, tetapi jika kebutuhan semakin meningkat dan data multimedia yang digunakan semakin besar tentunya ini akan menyulitkan khususnya dalam hal maintenance. Serem juga kan klo misalnya data rumah sakit ketuker-ketuker gitu( yang datanya harusnya sakit panu malah ketuker datanya jadi sakit kanker kulit! hehe
)
Dalam kasus ini salah satu solusinya, penyimpanan data tersebut dapat dilakukan di dalam database. Oracle mempunyai fitur yang dinamakan Oracle Intermedia. walaupun fitur ini udah ada dari dulu sejak oracle 8 (dan sekarang oracle udh 11g), tapi apa salahnya sedikit kita ulas yak
, mari kita mulai serius..
Kenapa disimpan di database?
Dengan disimpan di dalam database, kita punya beberapa keunggulan seperti:
- Manageability
Dengan menyimpan di oracle Intermedia data tersebut dapat dimanipulasi, di konversi ke tipe lain, dicopykan, dan terhubung langsung dengan metada sehingga metadatanya dapat diambil.
- Security
Dengan menyimpan data di dalam database, maka hanya user-user tertentu yang dapat mengakses data tersebut.
- Backup/Recovery
Tentunya jika kita membackup database, otomatis data mulmed ini juga terbackup
- Extensibility
Data yang disimpan tentunya dapat diindex sehinggam mempercepat pencarian. Jika data yg disimpan dalam bentuk teks, maka kita dapat mencari kata di dalam teks tersebut.
Ada ga sih kelemahan dari Oracle intermedia?
Yup, tentunya ada kekurangan dari intermedia ini, diantaranya yaitu:
- Ukuran size yang dibutuhkan menjadi lebih besar
Dengan penyimpanan di dalam database, setidaknya dibutuhkan ukuran tambahan untuk indexing dan ukuran redo log yang besar juga.
- Akses menjadi lebih lambat
Walaupun ini belum saya buktikan
, tapi menurut asumsi saya intermedia masih lebih lambat dibandingkan lewat file type
- Yang lain dan tak bukan yaitu licensi oracle itu yang mahal!
. jadi klo mau yang murah atau gratis, ya g bisa dipake.hehe
Cara menggunakan Oracle Intermedia ?
Penyimpanan dengan multimedia mengunakan tipe yang berbeda, yaitu ORDIMAGE, ORDAUDIO, ORDVIDEO, dan ORDDOC. tipe file yang di dukung hampir sama dengan namaya seperti ORDIMAGE yang digunakan untuk menyimpan data image, ORDAUDIO untuk gambar. Tapi ada yang buat bingung disini! ternyata ORDOC itu bukan khusus buat nyimpen dokumen seperti .txt, ataupun .PDF tapi tipe ini digunakan untuk menyimpan segala jenis file di dalam satu table.
contoh table yang menggunakan intermedia !
Sebenarnya intermedia menyimpan data tersebut menggunakan tipe BLOB, penggunaan ORDIMAGE, ORDAUDIO, ORDVIDEO, dan ORDDOC ini dikhususkan jika kita ingin mengambil metadata dari file tersebut.
create table ordGambar(
id int constraint pk_ordGambar primary key,
namaImage varchar2(30),
namaFile varchar2(40),
image ordsys.ordiMage
);
Jika kita ingin mengambil query dari file tersebut :
select a.id,
a.image.getwidth() as width,
a.image.getheight() as height,
a.image.compressionformat as compression,
a.image.getMimeType() as MimeType,
a.image.getUpdateTime() as updateTime
from ordGambar a;
Cara untuk meretrieve atau insert data tersebut ke dalam database?
tunggu posting selanjutnya yah
Mungkin untuk lebih jelasnya, disini